Database Penelitian P2L

Properti Nilai
Judul Potensi Ikan Hias Di Beberapa Danau Indonesia
Penulis Haryani, G.S.,, S. H. Nasution, R. Dina, danO. Samir
Jenis Terbitan JURNAL
Nama Terbitan Buku Bunga Rampai Ikan Hias Indonesia: Potensi, Inventarisasi dan Budidaya
Volume/No/Halaman   0/0/29-40
Kota Penerbit
Abstrak Jumlah danau di Indonesia mencapai 840 danau besar dan kecil. Danau-danau tersebut dihuni oleh beragam jenis ikan hias dengan warna yang sangat indah. Indonesia memiliki 7.000-8.500 jenis ikan, dan 3.000 jenis di antaranya merupakan ikan air tawar yang sebagian besar merupakan ikan hias. Danau-danau di Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Papua, memiliki keragaman ikan hias yang bersifat endemik sangat tinggi. Ikan botia di Sumatera dan Kalimantan, ikan arwana dari Kalimantan dan Papua dan ikan pelangi dari Sulawesi (Genus Telmatherina) atau dari Irian (Genus Melanotaenia) merupakan ikan-ikan hias komoditas ekspor dan sangat terkenal di luar negeri. Pertambahan penduduk yang diikuti dengan perkembangan pembangunan secara nyata berpengaruh terhadap kondisi ekosistem perairan danau. Pengaruh negatif akibat kerusakan habitat ikan hias dan juga tingginya tingkat eksploitasi, menyebabkan ikan semakin sulit berkembang biak. Keberadaan ikan-ikan asli ini semakin terancam dengan masuknya ikan-ikan jenis asing yang mendominasi ekosistem danau yang merupakan habitat ikan hias asli Indonesia. Untuk mencegah punahnya sumber daya ikan hias Indonesia yang merupakan sumber plasma nutfah yang dimanfaatkan oleh masyarakat, perlu dilakukan upaya konservasi untuk menjaga agar siklus hidup ikan berkesinambungan, dan juga dari segi ekonomi juga tetap dapat memberikan keuntungan. Pemanfaatan ikan hias dapat dilakukan eksitu maupun insitu melalui ekowisata di danau- danau yang dihuni ikan hias endemik. Jenis-jenis ikan hias yang sudah mulai terancam perlu didomestikasi dan dilakukan penebaran ulang di habitat-habitat aslinya

 

« Kembali