Database Penelitian P2L

Properti Nilai
Judul Polusi Air Sungai di Negara Maju dan Berkembang: Ketetapan dan Penilaian Karakteristik fisikokimia dan Konsentrasi Logam terlarut
Penulis Sikder, M. T., Y. Kihara, M. Yasuda, Yustiawati, Y. Mihara, S. Tanaka, D. Odgere, B. Mijiddorj, M. S. Syawal, T. Hosokawa, T. Saito, M. Kurasaki
Jenis Terbitan JURNAL
Nama Terbitan Judge and Assessment of Physicochemical Characteristics and Selected Dissolved Metal Concentration). Clean-journal
Volume/No/Halaman   41/1/60-68
Kota Penerbit
Abstrak Untuk membandingkan kualitas air di sungai-sungai dari negara-negara maju dan berkembang. Sebuah penelitian yang didasarkan pada parameter fisika dan tingkat logam terlarut. Sampel air dikumpulkan dari lokasi yang dipilih di Dhaka, Bangladesh, Hokkaido dan Osaka, Jepang, Erdenet, Mongolia dan Jawa Barat, Indonesia. Analisis perbedaan paling signifikan mengungkapkan bahwa sebagian besar parameter kualitas air berada dalam tingkat rendah dibandingkan di kedua negara maju dan berkembang. Konsentrasi logam terlarut ditemukan sama dan dibawah dari standar air kecuali mangan dan kadmium di setiap titik pengambilan sampel, dan timbale tertinggi terdapat di Erdenet, Mongolia.Beberapa logam menunjukkan faktor pengayaan tinggi di sungai Osaka, Jepang dan Erdenet, Mongolia, menunjukkan akumulasi kemungkinan logam berasal dari dasar sedimen sungai. Konsentrasi karbon organik terlarut, Escherichia coli dan logam terlarut jauh lebih tinngi di beberapa sungai dari negara berkembang dibandingkan sungai-sungai di Jepang. Analisis komponen utama menunjukkan korelasi yang kuat antara organik karbon terlarut (DOC) dan kebutuhan oksigen kimia (COD) dan konduktivitas dan total padatan terlarut pada setiap titik pengambilan sampel, serta E. coli, nitrat (NO3_), nitrit (NO2_), dan pH ditemukan lebih tinggi di sungai Dhaka dan Erdenet. Selain itu, konsentrasi Al dan Zn tertinggi di Jawa Barat, Pb di Erdenet, dan Mn, Fe, Cr di sungai Dhaka dan Jepang. Berdasarkan dampak, jelas terlihat bahwa logam organik terlarut, dan polusi tertinggi di sungai negara-negara berkembang dalam kondisi agak mengerikan dibandingkan dengan sungai-sungai dari negara maju

 

« Kembali