Kunjungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga

Pusat Penelitian Limnologi - LIPI menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada 8 Mei 2018, acara kunjungan ini dihadiri oleh Pimpinan Puslit Limnologi LIPI, Peneliti Puslit Bioteknologi, Staf  BKHH. Kepala Bagian Tata Usaha  Puslit Limnologi-LIPI, Drs. Gunawan, M.Sc  membuka acara dan menyampaikan bahwa Kabupaten Purbalingga  mempunyai potensi lokal yang dapat dikembangkan pada bidang pariwisata, perikanan  dan lingkungan, sebagai contoh ikan uceng sebagai ikan lokal dapat dikembangkan dan menjadi indikator ekologi di perairan darat. Selanjutnya Siswanto Sekretaris Daerah Purbalingga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan melakukan pengembangan potensi pariwisata, perindustrian, lingkungan, pusat ekonomi, dan mengharapkan LIPI dapat mendampingi  alih teknologi untuk pengembangan potensi tersebut. Mila Kencana, MA menekankan bahwa pada  kerjasama diperlukan komitmen bersama LIPI dan Pemerintah Daerah.

Kepala Sub Bagian Diseminasi dan Kerjasama Puslit Limnologi- LIPI, Dr. Arianto Budi Santosa mempresentasikan tentang  penelitian yang telah dilakukan dan dapat dialihteknologikan kepada pemerintah daerah yaitu Teknologi Apartemen Udang Galah, Bioflokulasi Budidaya Sidat, Budidaya Ikan Multitrofik Terpadu . Kapuslit Limnologi LIPI, Dr. Fauzan Ali, M.Sc menambahkan,  perhatian pada komoditas ikan lokal masih sedikit, teknologi dari LIPI diharapkan dapat membantu mengembangkan komoditas ikan lokal pada masing-masing daerah.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke tempat penelitian teknologi bioflok ikan sidat, sistem bioflok dapat mengurangi  penggantian  air karena  terdapat proses siklus auto pemurnian air yang akan merubah sisa pakan dan kotoran gas beracun seperti ammonia dan nitrit menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Dengan meminimalkan penggantian  air maka peluang masuknya bibit penyakit dari luar dapat berkurang. Pada budidaya ikan sidat penerapan sistem bioflok akan mengurangi pergantian air sehingga teknlogi ini ramah lingkungan. Teknologi ini dapat menghemat lahan, karena padat tebar tinggi, tampilan kolam lebih indah, terutama jika menggunakan kolam bundar, manajemen pakan, air dan tata letak lebih mudah, tidak serumit kolam tanah dan waktu pemberian pakan lebih efisien sehari dua kali. (yli)