National Workshop Ecohydrology Approach to Support Best Learning of Sustainable Water Resources Management

Asia Pacific Center for Ecohydrology  (APCE-LIPI) bekerjasama dengan UNESCO Jakarta Office, Puslit Limnologi serta Pemerintah Provinsi DIY dan Fakultas Geografi UGM  menyelenggarakan workshop sebagai tindak lanjut dari workshop Best Practices of Sustainable Water Resources Management Based on Desember 2016. Workshop ini bertujuan untuk mensosialisasikan penerbitan buku yang berjudul APCE Best Learning Pengelolaan Air yang berisikan artikel-artikel terkait pengelolaan sumber daya air di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompilasi berupa buku ini untuk menjawab tantangan sumber daya air di Yogyakarta. Permasalahan sumber daya air dengan pendekatan yang berbeda tertuang dalam buku ini beserta solusi dan pencerahannya.

National Workshop diselenggarakan pada 23 November 2017 di Yogyakarta dihadiri oleh  akademisi, lembaga pemerintah pusat maupun daerah, LSM sektor swasta  maupun para pemangku kepentingan. Acara dibuka oleh Direktur APCE Dr. Ignasius DA Sutapa, M.Sc, beliau mengharapkan buku bunga rampai ini secara akademis dapat memberikan sumbangsih. Sekretaris Daerah Provinsi DIY, Gatot Saptadi menambahkan bahwa aktivitas di biosfer oleh manusia mengakibatkan siklus hidrologi yang menyimpang contohnya adalah pendekatan berbasis ekonomi, pembukaan lahan yang tidak terkontrol, pengambilan air tanah belum sesuai regulasi yang mengakibatkan degradasi, beliau berharap dengan mengangkat budaya dapat menjadi solusi permasalahan-permasalahan ini.  Pada National Workshop ini juga dipaparkan tentang Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Air, Kontribusi Ilmiah dalam Pengelolaan Sumber Daya Air, Dimensi Sosial Budaya dalam Pendekatan Ekohidrologi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan SDA oleh penyaji dari IPB, UGM, LIPI, LSM.