BERITA SIVITAS

more
Penggunaan Aplikasi Model sebagai Practical Tool Penataan Keramba

Penggunaan Aplikasi Model sebagai Practical Tool Penataan Keramba

Cibinong, Humas LIPI. Persoalan kematian ikan secara massal tidak hanya disebabkan berkurangnya oksigen di dalam air, namun dapat pula disebabkan faktor lain misalnya kekeringan, ledakan alga, populasi berlebih, peningkatan temperatur air, penyakit dan parasit ikan, atau malah faktor penataan keramba apung juga mampu menyebabkan kematian ikan secara massal. “Di Teluk Haranggaol, Danau Toba terdapat lebih dari 6000 petak keramba jaring apung dengan kondisi yang sangat padat dan rapat sehingga wajar jika terjadi masalah, seperti kematian massal ikan disana,” ungkap Dr. Arianto Budi Santoso, Peneliti Puslit Limnologi -LIPI pada acara Lecture Series MLI 2020 (22/9)

Ecohydrology sebagai Transdisciplinary Tool  untuk Ketahanan Air

Ecohydrology sebagai Transdisciplinary Tool untuk Ketahanan Air

Cibinong, Humas LIPI. Wilayah Asia Pasifik sangat terkait dengan masalah-masalah kaitannya dengan sumber daya air seperti pencemaran, tanah longsor, banjir dan lain-lain. “Kita harus menggunakan semua ilmu untuk menyelesaikan masalah ini, karena tidak hanya menggunakan satu aspek ilmu saja tetapi menggunakan aspek ilmu yang berbeda, tidak hanya hidrologi dan ekologi tetapi aspek budaya juga penting,” jelas Prof. Ignasius DA Sutapa, Direktur Eksekutif Asia Pacific Center for Ecohydrology pada acara Webinar  Ecohydrology a Transdisciplinary Tool for Water security yang diadakan UNESCO Office Jakarta (17/9)
 

 Mengenal Ekohidrologi di Indonesia

Mengenal Ekohidrologi di Indonesia

Cibinong, Humas LIPI. Ekohidrologi pertama kali diusulkan sebagai solusi baru permasalahan lingkungan ekosistem yang tercemar pada International Conferene on Water and Environment tahun 1992 di Dublin, khususnya terkait dengan pengayaan nutrien yaitu nitrogen dan fosfor. “Dua nutrien ini dihasilkan limbah pertanian, limbah rumah tangga, dan limbah industri yang masuk ke perairan dan menyebabkan eutrofikasi, merebaknya blooming green algae sehingga mengganggu lingkungan, biota, ikan  dan kehidupan manusia, “ungkap Prof. Dr. Ir. Gadis Sri Haryani, Peneliti Pusat Penelitian Limnologi LIPI pada acara Lecture Series MLI (15/9).

Kesiapsiagaan dan Mitigasi Banjir di Masa Pandemi

Kesiapsiagaan dan Mitigasi Banjir di Masa Pandemi

Cibinong, Humas LIPI. Indonesia memiliki  sumber daya air yang melimpah  berasal dari air hujan yang turun ke daratan pada saat musim penghujan. Di sisi lain, Indonesia memiliki 5.590 sungai induk dan 600 di antaranya berpotensi menimbulkan banjir. Daerah rawan banjir yang mencakup sungai-sungai induk ini mencapai 1,4 juta hektar. Dampak bencana banjir ini sangat luas baik dari sisi ekonomi, sosial maupun kesehatan masyarakat, terutama di masa pandemi COVID-19, sehingga perlu mendapat  perhatian yang serius.

“Berbagai kendala untuk menangani permasalahan bencana banjir  memang sangat komplek, meliputi berbagai aspek, baik aspek regulasi, terkait desentralisasi kewenangan dan otoritas pengelolaan sumber daya yang tidak optimal atau mungkin ada tumpang tindih kewenangan antar sektor maupun level yang berbeda di pemerintahan,” terang Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko pada LIPI Webinar Nasional: Banjir di Masa Pandemi COVID-19, Kesiapsiagaan, Mitigasi dan Pengelolaan Bencana pada Rabu (9/9).

  Arahan Daya Dukung dan Penataan Ruang Danau

Arahan Daya Dukung dan Penataan Ruang Danau

Cibinong, Humas LIPI. Indonesia memiliki banyak danau dengan beragam tipe dan karakteristiknya. “Dalam pengelolaan danau kita harus memperhatikan karakteristik, wilayah-wilayah penting yang mendukung ekologis danau serta proses dan dinamika di dalamnya” ungkap Lukman  pada acara Focus Group Discussion (FGD) “Instrumen Pengendalian Pemanfaatan di Kawasan Prioritas Lumbok Seminung (Ranau) pada DAS Musi, WS Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau” yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2/9).

Karakteristik Fisik
Daerah tangkapan air (DTA) danau meskipun bukan wilayah danau, tetapi harus menjadi perhatian pertama karena setiap aktivitas dan pemanfaatan lahan di dalamnya akan bermuara dan berdampak terhadap perairan danau. Pola aliran sungai adalah media pengangkut berbagai material dari daratan ke perairan danau, baik dari aktivitas antropogenik mapun alami yang berkontribusi terhadap kondisi danau. Pada sisi lain pola aliran sungai akan mempengaruhi dinamika massa air di perairan danau. Bathimetri dan morfometri yang merupakan kondisi fisik danau, akan menentukan batas-batas kapasitas produksi dan beban dari aktivitas yang berkembang yang dapat ditampungnya serta memberikan gambaran potensi ruang yang dapat dimanfaatkan.
 

KEGIATAN LAPANGAN

more
Penelitian Bioflok di laboratoritum UPT LAPD Maninjau

Penelitian Bioflok di laboratoritum UPT LAPD Maninjau

Tahapan penelitian yang dilakukan adalah: 19-24 April: penumbuhan bioflok, tanpa ikan bada 24-29 April: uji viabilitas ikan bada. Ikan bada yang digunakan adalah yang berukuran 1 inchi dengan kepadatan 30 ekor per wadah 60 L (~500 ekor/m3) 29 April-minggu pertama juli: pengamatan pertumbuhan ikan bada serta pembuatan SOP penelitian dan jadwal kegiatan

Kegiatan PN 2018 - Mitigasi Bencana Keairan berbasis Ekohidrologi

Kegiatan PN 2018 - Mitigasi Bencana Keairan berbasis Ekohidrologi

 Lokasi penelitian: Danau Maninjau, Agam, Sumatera Barat


Kegiatan SBK 2017- Kajian Pengelolaan Danau Berbasis Daya Dukung Ekosistem (Danau Tempe)

Kegiatan SBK 2017- Kajian Pengelolaan Danau Berbasis Daya Dukung Ekosistem (Danau Tempe)

Lokasi Peneltian : Danau Tempe Tanggal Kegiatan : 25 Juli 3 Agustus 2017 Koordinator Lapangan: M. Syawal Suhaemi, M.Si

Kegiatan SBK 2017- Kajian Pengelolaan Danau Berbasis Daya Dukung Ekosistem

Kegiatan SBK 2017- Kajian Pengelolaan Danau Berbasis Daya Dukung Ekosistem

Lokasi penelitian: Danau Toba, Sumatera Utara.
Tanggal kegiatan: 13-21 Mei 2017.

Kegiatan DIPA Puslit Limnologi

Kegiatan DIPA Puslit Limnologi

Lokasi penelitian: Danau Hanjalutung, Kalimantan Tengah.
Waktu Pelaksanaan: 12-19 Juli 2017.

Kegiatan Unggulan LIPI - Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim pada Perairan Darat: Studi Kasus Ekosistem Perairan Situ dan Danau

Kegiatan Unggulan LIPI - Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim pada Perairan Darat: Studi Kasus Ekosistem Perairan Situ dan Danau

Lokasi penelitian: Danau Matano, Sulawesi Selatan.
Waktu pelaksanaan : 2-10 Mei dan 7-15 Mei 2017.